![]() |
| Wali Kota Bima H A Rahman Saat Menghadiri Rakornas TPAKD di Jakarta |
Rakornas bertema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia” ini menjadi forum strategis memperkuat sinergi pemerintah pusat, daerah, OJK dan pelaku sektor keuangan dalam memperluas layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kehadiran Wali Kota Bima menunjukkan komitmen Pemkot Bima mendorong akses keuangan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pelaku UMKM, petani, nelayan, pedagang, dan kelompok yang membutuhkan dukungan pembiayaan.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi melaporkan telah terbentuk 552 TPAKD di seluruh Indonesia. OJK mencatat literasi keuangan 2026 mencapai 69 persen dan inklusi keuangan melampaui 93 persen, menandakan semakin luasnya jangkauan layanan keuangan.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya mengapresiasi terbentuknya TPAKD di semua provinsi, kabupaten dan kota. Presiden menekankan agar akses keuangan benar-benar menjangkau semua lapisan, mulai dari driver ojol, petani, nelayan, pedagang hingga santri, sehingga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan.
Melalui Rakornas ini, Pemkot Bima berkomitmen memperkuat koordinasi dengan OJK dan lembaga keuangan untuk mendorong program akses keuangan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rakornas turut dihadiri pimpinan lembaga negara, anggota DPR dan DPD RI, menteri Kabinet Merah Putih, serta kepala daerah se-Indonesia.(RED)


0 Komentar