![]() |
| Pejabat Pegadaian Bima Saat Serah Terima Bantuan Masjid |
Bantuan diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang Pegadaian Rasanae, Taufikurrahman, kepada panitia pembangunan dan pengurus masjid. Penyerahan berlangsung hangat usai pelaksanaan salat Jumat, disaksikan ratusan jamaah yang memenuhi masjid.
Realisasi bantuan ini disambut gembira warga Desa Nipa. Proposal yang sebelumnya diajukan melalui Pegadaian Unit Ambalawi akhirnya mendapat respons hingga terealisasi di tingkat cabang.
“Kami bersyukur. Ini bukti Pegadaian mendengar aspirasi masyarakat kecil. Masjid ini sudah lama kami impikan bisa segera rampung,” ungkap salah satu pengurus masjid.
Momen penyaluran bantuan terasa istimewa. Sebelum menyerahkan bantuan, Taufikurrahman sudah lebih dulu hadir dan berbaur bersama jamaah. Ia bahkan dipercaya menjadi khatib sekaligus imam salat Jumat, menambah khidmat suasana.
Dalam sambutannya, Taufikurrahman memaparkan proses pengajuan proposal hingga bantuan bisa dicairkan. Ia juga meluruskan isu miring yang sempat beredar terkait dugaan penipuan di lingkungan Pegadaian Ambalawi.
“Pegadaian berdiri sejak 1901 dan terus berkembang karena kepercayaan masyarakat. Kami berharap warga tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat bijak menyikapi informasi dan mampu membedakan fakta dengan hoaks. Menurutnya, bantuan ini adalah wujud nyata komitmen Pegadaian mendukung pembangunan berbasis masyarakat, khususnya sarana keagamaan.
“Pegadaian hadir untuk masyarakat. Sinergi seperti ini menjadi kunci mendorong pembangunan daerah,” tambah Taufikurrahman.
Deputy Bisnis Area Pegadaian Bima-Pulau Sumbawa, Mustofa, menegaskan program ini bagian dari upaya berkelanjutan Pegadaian memberi manfaat nyata.
“Melalui Pegadaian Peduli, kami ingin memastikan kehadiran Pegadaian tidak hanya dirasakan lewat layanan keuangan, tetapi juga kontribusi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan sarana ibadah,” ujar Mustofa.
Ia berharap bantuan tersebut memberi manfaat jangka panjang serta memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di Desa Nipa.
Usai kegiatan di masjid, Taufikurrahman melanjutkan agenda silaturahmi ke Kantor Polsek Ambalawi untuk bertemu jajaran kepolisian setempat.
Langkah ini sebagai bentuk sinergi Pegadaian dengan Forkopimcam dalam menjaga kondusifitas dan mendukung pembangunan di wilayah Ambalawi.
Dengan semangat Hari Buruh, Pegadaian membuktikan diri tak hanya fokus pada bisnis gadai, tapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun daerah, satu masjid, satu kepedulian.(RED)


0 Komentar