![]() |
| Ketua KONI NTB Mori Hanafi |
Ia menegaskan tidak ada opsi penundaan meski ada permintaan dari sejumlah daerah.
Menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (29/4/2026), Mori Hanafi yang juga anggota Komisi V DPR RI itu menjelaskan, pengunduran jadwal Porprov akan berdampak langsung pada rentetan tahapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Jika Porprov NTB ditunda dari rencana Juli, maka akan berpengaruh pada tahapan pelaksanaan PON, di mana NTB sebagai tuan rumah,” tegasnya.
Terkait adanya keinginan beberapa kabupaten/kota yang meminta pengunduran jadwal karena kondisi keuangan dan keterbatasan penganggaran, putra asli Bima itu mengaku memahami situasi tersebut.
“Ya saya paham kondisi keterbatasan anggaran ini. Hampir semua daerah merasakan ruang fiskal yang terbatas,” ujar Mori.
Namun, ia mengajak seluruh kepala daerah dan KONI kabupaten/kota untuk memaknai kondisi itu secara bijak. Sebab, Porprov bukan sekadar ajang kompetisi daerah, melainkan bagian dari skema besar persiapan NTB menuju PON.
“Tapi kalau Porprov tidak dilaksanakan sesuai jadwal, akan berpengaruh pada pelaksanaan PON. Kita ini tuan rumah. Jangan sampai persiapan atlet dan venue jadi terganggu hanya karena menunda Porprov,” jelasnya.
Mori Hanafi menekankan, Porprov Juli 2026 merupakan tahapan krusial untuk menjaring dan mematangkan atlet-atlet NTB yang akan berlaga di PON. Dari Porprov akan terlihat peta kekuatan, pemusatan latihan, hingga evaluasi cabang olahraga unggulan.
“Porprov ini tolok ukurnya. Kalau mundur, kapan kita seleksi atlet? Kapan kita mulai pelatda? Waktunya jadi mepet. Sementara daerah lain sudah siap,” bebernya.
Karena itu, ia meminta seluruh kontingen tetap mempersiapkan diri secara maksimal. KONI NTB, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan Pemprov dan kabupaten/kota untuk mencari solusi terbaik terkait pembiayaan.
“Prinsipnya, Porprov jalan terus. Tidak ada penundaan. Mari kita sukseskan bersama, karena ini menyangkut nama baik NTB sebagai tuan rumah PON,” tutup Mori Hanafi.
Dengan penegasan ini, seluruh cabang olahraga dan KONI daerah diminta segera merampungkan persiapan teknis dan administrasi atlet agar Porprov Juli 2026 dapat berjalan sukses dan tepat waktu.(RED)


0 Komentar