"Festival Taman Kodo" Gerbrakan Warga Kodo Diapresiasi Langsung Wali Kota Bima

 

Festival Taman Kodo 
Kota Bima, Dimensi – Di tengah sempitnya ruang fiskal daerah, warga Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur justru menunjukkan gebrakan luar biasa. 

Dengan semangat gotong royong, mereka menggagas Festival Taman Kodo untuk menghidupkan geliat ekonomi masyarakat.

Festival yang dipusatkan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Taman Kodo ini akan digelar perdana pada Sabtu, 10 Mei 2026. Open serimoni rencananya dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin, S.E.

Festival Taman Kodo digawangi langsung Lurah Kodo bersama Ketua LPM, didukung penuh Ketua Karang Taruna, seluruh Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda setempat. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kekuatan swadaya masyarakat dalam membangun kampungnya.

“Kondisi fiskal memang terbatas. Tapi kami tidak mau diam. Warga sepakat membuat ruang kreatif yang bisa menggerakkan ekonomi dari bawah,” ujarnya.

Desain Festival Taman Kodo cukup unik: menyatukan seni dan olahraga dalam satu ruang publik. Digelar rutin setiap pekan pada Sabtu malam dan Minggu pagi, festival ini akan menampilkan musikal tari, peragaan budaya dan etnik Bima, hingga turnamen voli antar-RT.

Yang tak kalah penting, puluhan pelaku UMKM lokal akan diberi ruang menjajakan kuliner khas, kerajinan tangan, dan produk kreatif warga. RTP Taman Kodo akan disulap jadi pusat keramaian baru yang menghidupkan malam minggu warga Kodo dan sekitarnya.

“Tujuan utama kami jelas, menciptakan dampak ekonomi. UMKM hidup, anak muda punya wadah ekspresi seni dan olahraga, budaya lokal juga tetap lestari,” jelas Lurah Kodo Syahrul Kamal.

Gagasan Festival Taman Kodo mendapat apresiasi tinggi dari Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin. Saat menerima audiensi Camat Rasanae Timur, Lurah Kodo, Ketua LPM, dan tokoh masyarakat di kediamannya, Sabtu (2/5/2026), Wali Kota langsung menyatakan dukungan penuh.

“Saya dukung dan suport kegiatan ini. Ini langkah positif yang dilakukan masyarakat. Hal seperti inilah yang mesti diinisiasi warga agar ekonomi kemasyarakatan menggeliat dan tumbuh,” tegas Aji Man, sapaan akrab Wali Kota.

Camat Lurah dan Tokoh Masyarakat Kodo Saat Menghadap Wali Kota Bima 
Ia menyebut, inisiatif warga Kodo sejalan dengan visi Pemkot Bima mendorong ekonomi kreatif berbasis komunitas. Meski APBD terbatas, kreativitas warga justru jadi modal sosial yang tak ternilai.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Kalau masyarakat bergerak seperti di Kodo ini, insyaAllah dampaknya besar. RTP yang tadinya sepi bisa jadi pusat pertumbuhan baru,” tambahnya.

Wali Kota berharap Festival Taman Kodo bisa berjalan konsisten dan menjadi percontohan bagi kelurahan lain di Kota Bima. Ia meminta OPD terkait ikut mendampingi, terutama Dinas Koperindag untuk kurasi UMKM dan Dinas Pariwisata untuk promosi event.

“Kalau ini sukses, Kodo bisa jadi destinasi wisata akhir pekan. Orang datang nonton budaya, olahraga, sambil belanja produk UMKM. Multiplier effect-nya ke ekonomi warga langsung terasa,” ujarnya.

Dengan restu dan dukungan orang nomor satu di Kota Bima, warga Kodo kini semakin bersemangat merampungkan persiapan. Panggung, lapak UMKM, hingga lampu penerangan mulai ditata di RTP Taman Kodo.

Sabtu 10 Mei 2026, sejarah baru akan dimulai: dari sebuah taman kelurahan, lahir festival rakyat yang menyatukan seni, olahraga, dan asa ekonomi warga Kodo.(RED)

0 Komentar

Posting Komentar