Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Diresmikan, Akses Warga Kota Bima Semakin Lancar

 

Peresmian Tiga Jembatan Garuda oleh Wali Kota Bima 
Kota Bima, Dimensi.– Langkah besar untuk memperkuat konektivitas antar wilayah di Kota Bima resmi ditandai. 

Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidinbersama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan, meresmikan tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih secara serentak, Senin (24/8/2026)

Pusat peresmian dipusatkan di Jembatan Gantung Kelurahan Paruga, Kecamatan Mpunda. Sementara dua jembatan lainnya di Kelurahan Rontu dan Kelurahan Manggemaci diresmikan secara virtual melalui Zoom.

Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan daerah. Turut mendampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Dinas PUPR, sejumlah Kepala OPD, Camat Rasanae Barat, para Lurah se-Kota Bima termasuk Lurah Paruga, Lurah Dara, Lurah Tanjung, dan Lurah Manggemaci.

Hadir pula unsur Forkopimda:, Dandim 1608/Bima; Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Ketua Pengadilan Raba Bima, Wakil Ketua DPRD Kota Bima serta Kepala Rutan Kelas II B Bima.

Kehadiran lengkap unsur pimpinan ini menunjukkan komitmen bersama pemerintah daerah, TNI, dan lembaga terkait dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Dandim 1608/ Bima menyampaikan bahwa pembangunan tiga jembatan ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI sekaligus *program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Bukan hanya menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir membangun, membuka akses, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Masing-masing jembatan memiliki fungsi strategis sesuai kebutuhan warga di wilayahnya:

Jembatan Kelurahan Paruga, Kecamatan Mpunda, menjadi akses vital bagi pelajar. Jembatan gantung ini setiap hari dilalui anak-anak dari Kelurahan Paruga dan Kelurahan Dara menuju sekolah. Dengan adanya jembatan baru, keamanan dan keselamatan mereka kini jauh lebih terjamin.

Jembatan Kelurahan Rontu, menghubungkan langsung kawasan persawahan dengan permukiman warga. Kehadiran jembatan ini sangat dinantikan para petani untuk mempermudah akses mengangkut hasil panen, pupuk, dan alat pertanian.

Sementara Jembatan Kelurahan Manggemaci, enjadi penghubung dua lingkungan yang selama ini terpisah dan memiliki tingkat kebutuhan mobilitas cukup tinggi. Warga kini tidak perlu memutar jauh untuk beraktivitas, berdagang, maupun mengakses layanan publik.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada TNI, pemerintah pusat, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya mengucapkan terima kasih. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Jembatan ini memang sangat dibutuhkan untuk segera ditangani. Apalagi saat ini kami benar-benar memiliki keterbatasan anggaran. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini sangat membantu masyarakat kami,” ujar Wali Kota.


Iajuga menegaskan peran TNI yang terus hadir di berbagai lini pembangunan. 

“Terima kasih atas kolaborasi dan sinerginya sehingga pembangunan dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Apa yang dilakukan TNI merupakan wujud nyata TNI bersama rakyat,” ungkapnya.

Wali Kota berpesan kepada seluruh masyarakat pengguna jembatan agar ikut menjaga dan merawat fasilitas yang sudah dibangun.

“Saya berharap jembatan ini dapat dipergunakan dalam waktu yang panjang. Mari kita jaga dan rawat bersama. Jangan menggunakan jembatan ini melebihi kapasitas. Dan apabila ada kerusakan, segera sampaikan kepada pihak terdekat, seperti kelurahan,” pesannya.

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan menambahkan, peresmian ini adalah bukti bahwa pembangunan Kota Bima terus berjalan meski dengan tantangan fiskal. “Sinergi dengan TNI dan pemerintah pusat harus terus kita jaga agar program-program kerakyatan lainnya bisa hadir di Kota Bima,” katanya.

Dengan diresmikannya tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih ini, Pemerintah Kota Bima berharap akses masyarakat semakin terbuka. Mobilitas warga, kegiatan pendidikan anak sekolah, distribusi hasil pertanian, hingga perputaran ekonomi di Kelurahan Paruga, Rontu, dan Manggemaci diyakini akan semakin lancar.

Peresmian ditutup dengan pengguntingan pita di Jembatan Paruga dan uji coba melintas bersama oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, Dandim, dan Forkopimda, disambut tepuk tangan warga yang sudah lama menantikan hadirnya jembatan tersebut.(RED)

0 Komentar

Posting Komentar