![]() |
| Paskibraka Kota Bima Saat Latihan Jelang Karantina |
Kepala Kesbangpol Kota Bima, M. Natsir memastikan seluruh rangkaian latihan dan pembinaan terus dikebut agar pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih pada 17 Agustus mendatang berjalan sempurna.
“Persiapan sudah 90 persen. Tiga hari ke depan, tepatnya mulai 15 Agustus 2026, seluruh petugas akan masuk karantina,” ujar Natsir, Rabu 12 Agustus 2026.
Selama di karantina, para anggota Paskibraka tidak hanya diasah kemampuan baris-berbaris dan teknik pengibaran. Mereka juga akan mendapatkan pembinaan khusus.
“Materi yang diberikan komprehensif. Ada pemantapan teknis, latihan fisik untuk menjaga stamina, ditambah pembekalan wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, dan UUD 1945,” jelas Natsir.
Menurutnya, fisik prima adalah syarat mutlak. Sebab tugas mengibarkan bendera di lapangan menuntut konsentrasi tinggi, disiplin, dan daya tahan.
“Kami pastikan anak-anak dalam kondisi sehat dan siap. Ini momentum sakral, tidak boleh ada kata lelah,” tegasnya.
Kesbangpol mengaku sudah melakukan evaluasi menyeluruh dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Salah satu sorotan adalah insiden kecil saat pengibaran di tiang bendera.
“Kesalahan yang terjadi tahun sebelumnya, terutama di tiang bendera, sudah kita evaluasi dan perbaiki. Tahun ini kami lebih detail dalam simulasi,” kata Natsir.
Ia berharap pengalaman itu menjadi pelajaran agar petugas tampil lebih tenang dan profesional.
Bagi Natsir, Paskibraka bukan sekadar petugas upacara. Mereka adalah wajah generasi muda Kota Bima yang membawa pesan nasionalisme.
“Anak-anak ini akan menjadi bagian penting dalam momentum peringatan kemerdekaan. Mereka tidak hanya bertugas mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi representasi semangat juang pemuda Kota Bima,” pungkasnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kesbangpol optimis Paskibraka Kota Bima mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengharumkan nama daerah di peringatan HUT ke-81 RI.(RED)


0 Komentar