![]() |
| Wali Kota Bima Saat Tinjau Hasil Bedah Rumah di Kelurahan Kodo |
Kunjungan kerja itu menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Bima dalam memastikan setiap bantuan yang dikucurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Camat Rasana’e Timur, Lurah Kodo, Lurah Lampe, serta jajaran perangkat kelurahan dan dinas terkait. Kehadiran rombongan disambut antusias warga penerima manfaat yang sudah menanti sejak pagi.
Dengan didampingi tim, Wali Kota mendatangi satu per satu rumah yang menjadi sasaran program bedah rumah tahun ini. Ia tidak hanya melihat dari luar, tetapi masuk ke dalam untuk memeriksa kualitas bangunan, mulai dari atap, dinding, lantai, hingga fasilitas MCK.
“Alhamdulillah, hasilnya bagus. Ini yang kita harapkan, bantuan sampai dan bisa langsung dipakai tinggal dengan nyaman,” ujar A. Rahman sambil menepuk dinding rumah salah satu warga.
Dari rumah ke rumah, orang nomor satu di Kota Bima itu juga menyempatkan diri berdialog dengan warga. Ia mendengarkan langsung cerita, keluh kesah, serta harapan mereka setelah rumahnya direnovasi.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Sariati, mengaku tidak menyangka rumah reotnya kini berubah menjadi layak huni. “Dulu kalau hujan bocor, sekarang sudah tidak. Terima kasih Pak Wali, terima kasih Pemerintah Kota,” ucapnya haru.
Peninjauan ini bukan sekadar seremonial.
Menurut Wali Kota, tujuan utamanya adalah memastikan program bedah rumah berjalan sesuai sasaran dan tidak melenceng.
“Program ini hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang rumahnya belum layak. Kita ingin memastikan anggarannya benar-benar jadi rumah, bukan hanya di atas kertas,” tegas A. Rahman.
Ia menekankan, hunian yang layak adalah kebutuhan dasar. Dengan rumah yang sehat dan aman, warga bisa beraktivitas lebih produktif dan anak-anak bisa belajar dengan tenang.
Kehadiran langsung pimpinan daerah di lokasi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat bawah. Hal itu mendapat apresiasi dari warga Kodo yang menilai program ini sangat menyentuh langsung kebutuhan.
Usai meninjau, Wali Kota menginstruksikan Camat dan Lurah bersama dinas terkait untuk terus melakukan pendataan dan pemantauan. Ia meminta agar program serupa diperluas ke kelurahan lain yang masih memiliki warga dengan rumah tidak layak huni.
“Data terus diupdate. Jangan sampai ada warga kita yang masih tidur di rumah yang mengkhawatirkan. Kita kejar terus, bertahap, sampai semua kebagian,” katanya.
Camat Rasana’e Timur menambahkan, di wilayahnya program bedah rumah tahun ini menyasar puluhan kepala keluarga. Dana bersumber dari APBD Kota Bima dan bantuan provinsi.
“Alhamdulillah, sinergi berjalan baik. Kami di kecamatan siap mengawal sampai tuntas agar manfaatnya maksimal,” ujarnya.
Kegiatan peninjauan ditutup dengan foto bersama warga di depan rumah yang baru selesai direnovasi.
Senyum warga dan senyum Wali Kota menjadi penanda bahwa program pemerintah kali ini benar-benar menyentuh dan memberi harapan baru.(RED)


0 Komentar