![]() |
| Bupati-Wakil Bupati Bima Ady-Irfan |
Kegiatan berlangsung khidmat, diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Syamsuri Firdaus.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga refleksi atas perjalanan pemerintahan selama setahun terakhir.
Dalam Sambutannya, Bupati Bima menekankan bahwa tahun pertama merupakan fase krusial dalam menentukan arah perubahan.
“Satu tahun adalah awal untuk menata sistem dan memperjelas arah pembangunan. Fondasi harus kuat agar langkah ke depan lebih terukur,” ujarnya.
Aba Ady-sapaannya- menjelaskan, periode 2025–2029 menjadi tahap peletakan dasar transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola sebagaimana dirumuskan dalam RPJPD 2025–2045. Fokus pemerintah diarahkan pada reformasi birokrasi, peningkatan kualitas layanan publik, dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Program unggulan “Selasa Menyapa” disebut sebagai representasi konkret dari arah kebijakan tersebut. Program ini dirancang dengan pendekatan jemput bola, menghadirkan layanan pemerintahan langsung di tengah masyarakat.
Sepanjang 2025, Selasa Menyapa telah menjangkau 32 desa. Ribuan layanan administrasi kependudukan diselesaikan di lokasi, ratusan izin usaha diterbitkan, layanan kesehatan gratis diberikan kepada ribuan warga, serta fasilitasi akses BPJS dan KIP dilakukan secara langsung.
Tak hanya pelayanan administratif, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan serta mendorong pemberdayaan UMKM melalui bazar rakyat di setiap titik kegiatan.
Bupati menegaskan, perubahan bukan hanya soal program, melainkan perubahan cara kerja.
“Pemerintah tidak boleh berjarak. Kita hadir, mendengar, dan menyelesaikan. Itulah birokrasi yang ingin kita bangun,” tegasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bima Murni Suciyanti, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy bersama Ketua GOW Kabupaten Bima Hj. Anita, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Rutan Raba Bima, Kepala Kantor Kementerian Agama, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian Setda, Camat se-Kabupaten Bima, Kepala Desa, perwakilan BUMN dan BUMD, pejabat struktural dan fungsional, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.(RED)


0 Komentar