![]() |
| Polres Bima Kota Amankan Kunjungan Menkes RI di Lokasi Pembangunan RSUD Kota Bima |
Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Bima Kota AKBP Hariyanto, S.I.K., S.H., menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Kunjungan tersebut berlangsung di lokasi pembangunan RSUD Kota Bima Tipe C senilai Rp170 miliar, yang berada di lahan eks Kantor Wali Kota Bima lama, Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima.
Kehadiran Menteri Kesehatan bersama rombongan Kementerian Kesehatan RI bertujuan meninjau langsung progres pembangunan rumah sakit tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Lalu Muhamad Iqbal selaku Gubernur NTB, Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, S.H., Plh Kapolres Bima Kota AKBP Hariyanto, S.I.K., S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Bima Heru Kamarullah, S.H., Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, S.H., Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Asep Okinawa, Direktur RSUD Kota Bima dr. Faturahman, jajaran OPD Kota Bima serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kunjungannya, Menteri Kesehatan RI melakukan inspeksi gedung induk RSUD yang telah rampung pada Desember 2025, serta meninjau progres pembangunan gedung rawat inap tiga lantai.
Kegiatan dilanjutkan dengan briefing Program PHTC berupa diskusi verifikasi kesiapan layanan KJSU KIA (kanker, jantung, stroke, urologi, ibu dan anak) bersama tim Dinas Kesehatan Kota Bima dan kontraktor PT Hutama Karya.
Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan RI mengapresiasi penyelesaian gedung induk pada Desember 2025 dan menargetkan peresmian RSUD Kota Bima pada Agustus 2026. Ia menekankan pentingnya penyelesaian gedung rawat inap guna mendukung operasional penuh rumah sakit tersebut.
Fokus utama RSUD Kota Bima nantinya adalah pelayanan penyakit prioritas seperti kanker, jantung, stroke, dan urologi tanpa harus dirujuk ke Mataram. Fasilitas penunjang seperti CT Scan jantung, cath lab, dan layanan cuci darah diharapkan mampu memenuhi golden period pengobatan bagi masyarakat.
Selain itu, Menteri Kesehatan juga menekankan pentingnya rekrutmen 7 hingga 10 dokter spesialis lokal melalui skema beasiswa PNS/PPPK, serta transformasi Puskesmas dalam upaya pencegahan. Program ini merupakan bagian dari Quick Win Presiden Prabowo untuk 66 RSUD prioritas nasional.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan maksimal yang dilakukan oleh jajaran Polres Bima Kota bersama unsur TNI dan instansi terkait.(RED)


0 Komentar