![]() |
| Kapolres Bima Kota Bersama Wali Kota Bima Saat Hadiri Bazar Kreatif Festival Rimpu Mantika 2026 |
Kegiatan pembukaan bazar tersebut mengusung tema “Preserving Culture and History” dengan konsep Eco Green atau ramah lingkungan. Para peserta diimbau untuk menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik, sejalan dengan semangat “Kota Bima BISA”.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Rimpu Mantika 2026 yang tidak hanya menonjolkan aspek budaya, tetapi juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Festival ini menjadi momentum untuk mendorong perkembangan UMKM, perajin, dan pelaku seni lokal, sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata unggulan Kota Bima,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri, S.E., perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI H. Abdul Malik, S.P., M.H., Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, S.E., Wakil Wali Kota Bima Ferry Sofian, S.H., Ketua DPRD Kota Bima Syamsuri, S.H., serta unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Bima.
Festival Rimpu Mantika 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 27 April 2026 di Kota Bima. Kegiatan ini merupakan perayaan budaya kolosal yang menampilkan pawai ribuan peserta mengenakan Rimpu, yaitu sarung khas Bima yang menjadi simbol identitas perempuan Bima.
Selain bertujuan melestarikan warisan budaya Islam-Bima, festival ini juga diharapkan mampu memperkuat identitas lokal di tengah arus modernisasi, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.
Puncak kegiatan berupa pawai Rimpu ditargetkan melibatkan hingga 85.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga remaja, sebagai wujud partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Festival Rimpu Mantika 2026 dapat berjalan sukses serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kota Bima, baik dari sisi budaya, sosial, maupun ekonomi.(RED)


0 Komentar