Wakil Wali Kota Bima Ajak Orang Tua, Bersama Jaga Pergaulan Anak

Kota Bima, Dimensi.-Telah terjadi degradasi moral, terjadinya penurunan atau kemerosotan nilai-nilai moral, etika, dan akhlak seorang anak, dimana terjadi pembunuhan beberapa waktu lalu yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. Kondisi ini menjadi ancaman bagi kita semua dan perlu disikapi dengan serius.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan SH, saat Safari Ramadhan di Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Senin kemarin.

Tentu ini semua, Sebut Aba Feri, dipengaruhi beragam faktor, diantaranya lingkungan pergaulan yang buruk, dibawah pengaruh narkoba dan minuman keras, serta pengaruh kemajuan ilmu teknologi yang begitu pesat yang memiliki dampak positif dan negatifnya jika tidak segera dipikirkan penanganannya.

"Saya mengajak kita semua, ini harus dihentikan, mari bergandengan tangan awasi pergaulan anak. Karena mendidik seorang anak bukan hanya tugas seorang guru dan pemerintah saja, tapi peran orang tua sangat menentukan masa depan seorang anak," ujar Wakil Wali Kota.

Wawali Kota Bima didampingi Inspektur Kota Bima, Asisten III, Staf Ahli Wali Kota bidang Kesra Kemasyarakatan dan SDM, Kabag Kesra, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, Kabag LPBJ, Kabag AP, seluruh Sekretaris organisasi perangkat daerah, Camat dan Lurah se Kecamatan Rasanae Timur.

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, menyampaikan, malam ini merupakan malam pertamanya melaksanakan safari ramadhan di kelurahan Kumbe sejak dirinya dan Wali Kota Bima dilantik 20 Februari 2025 bersama kepala daerah se Indonesia di Istana Presiden.

Aba Feri menyebutkan, pemerintah saat ini sedang dihadapkan dengan tugas serta tantangan berat. Banyak sekali catatan penting yang diselesaikan bersama oleh semua pihak. Terutama fokus pada program 100 hari kerja.

"Kami sudah canangkan program 100 hari kerja dengan skala prioritas penataan kota, kebersihan dan ketertiban umum. Kami ingin kembalikan wajah kota, agar lebih bersih, tertata dan bersinar," ucapnya.

Dengan menyamakan persepsi, menyatukan tekad dengan seluruh potensi yang dimiliki pada semua perangkat daerah, serta dukungan seluruh elemen masyarakat, pihaknya optimis mampu menata daerah ini dengan lebih baik. Tutupnya.(RED)


0 Komentar

Posting Komentar